24 September 2026 · Hari 5
Hari 5: Pasal 14 - “KAMI TELAH MENEMUKAN MESIAS”
Halaman 136-137 | Pasal 14, Paragraf 28-33 | KSZ1 136.5-KSZ1 137.5
Ayat Inti
Yohanes 1:41
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 12 membaca Bab 14: Kami Telah Menemukan Mesias. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 136.5 Andreas berusaha membagikan kegirangan yang memenuhi hatinya itu. Setelah pergi mencari Simon saudaranya, ia berseru, “Kami telah menemukan Mesias.” Simon tidak menunggu panggilan kedua. Ia juga sudah mendengar pengajaran Yohanes Pembaptis, lalu dengan segera pergi kepada Juruselamat. Mata Kristus memandangi dia, membaca tabiatnya dan riwayat hidupnya. Sifatnya yang lekas naik darah, hatinya yang berbelas kasihan dan menaruh simpati, cita-cita dan keyakinannya pada dirinya sendiri, hikayat kejatuhannya, pertobatannya, segala pekerjaan dan kematian syahidnya, semuanya dibaca oleh Juruselamat, lalu kataNya “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya Petrus).”
KSZ1 137.1 “Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: Ikutlah Aku!” Filipus menurut perintah itu, lalu dengan segera ia juga menjadi seorang pengerja bagi Kristus.
KSZ1 137.2 Filipus memanggil Natanael. Yang belakangan ini sudah berada di antara orang banyak ketika Yohanes Pembaptis menunjuk kepada Yesus sebagai Anak Domba Allah. Ketika Natanael memandang Yesus, ia kecewa. Dapatkah orang ini, yang mempunyai ciri-ciri kerja keras dan kemiskinan disebut sebagai Mesias? Namun Natanael tidak dapat mengambil keputusan untuk menolak Yesus, sebab pekabaran Yohanes telah membawa keyakinan ke dalam hatinya.
KSZ1 137.3 Pada waktu Filipus memanggil dia, Natanael telah pergi mengasingkan diri ke suatu tempat yang sunyi di bawah pohon-pohon yang rindang daunnya untuk merenungkan pengumuman Yohanes itu serta nubuatannubuatan tentang Mesias. Ia berdoa supaya kalau orang yang diumumkan Yohanes ialah pelepas itu, kiranya dimaklumkan kepadanya; maka datanglah Roh Kudus kepadanya dengan jaminan bahwa Allah telah mengunjungi umat-Nya serta membangkitkan sebuah tanduk keselamatan bagi mereka. Filipus tahu bahwa sahabatnya itu sedang menyelidiki nubuatan, dan sementara Natanael berdoa di bawah sebatang pohon ara, Filipus menemukan tempat perasingannya itu. Mereka telah kerap kali berdoa bersama-sama di tempat yang sunyi di bawah pohon-pohon yang rindang daunnya itu.
KSZ1 137.4 Kabar, “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi,” nampaknya bagi Natanael merupakan jawab yang langsung bagi doanya itu. Tetapi Filipus masih mempunyai iman yang ragu-ragu. Ditambahkan pula dengan ragu-ragu, “yaitu Yesus anak Yusuf dari Nazaret.” Kembal i prasangka timbul dalam hati Natanael. Ia berseru, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?”
KSZ1 137.5 Filipus tidak mengadakan perdebatan. Ia berkata, “Mari dan lihatlah! Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Dengan terkejut Natanael bertanya, “Bagaimana Engkau mengenal aku? Jawab Yesus kepadanya: Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.”
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
24 September 2026 | Hari 5
Hari 5: Pasal 14 - “KAMI TELAH MENEMUKAN MESIAS”
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 14 - “KAMI TELAH MENEMUKAN MESIAS”
Halaman 136-137 | Pasal 14, Paragraf 28-33 | KSZ1 136.5-KSZ1 137.5
Ayat Inti:
Yohanes 1:41
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 12 membaca Bab 14: Kami Telah Menemukan Mesias. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-12-hari-5-2026-09-24
Teks Lengkap:
Andreas berusaha membagikan kegirangan yang memenuhi hatinya itu. Setelah pergi mencari Simon saudaranya, ia berseru, “Kami telah menemukan Mesias.” Simon tidak menunggu panggilan kedua. Ia juga sudah mendengar pengajaran Yohanes Pembaptis, lalu dengan segera pergi kepada Juruselamat. Mata Kristus memandangi dia, membaca tabiatnya dan riwayat hidupnya. Sifatnya yang lekas naik darah, hatinya yang berbelas kasihan dan menaruh simpati, cita-cita dan keyakinannya pada dirinya sendiri, hikayat kejatuhannya, pertobatannya, segala pekerjaan dan kematian syahidnya, semuanya dibaca oleh Juruselamat, lalu kataNya “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya Petrus).” [KSZ1 136.5]
“Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: Ikutlah Aku!” Filipus menurut perintah itu, lalu dengan segera ia juga menjadi seorang pengerja bagi Kristus. [KSZ1 137.1]
Filipus memanggil Natanael. Yang belakangan ini sudah berada di antara orang banyak ketika Yohanes Pembaptis menunjuk kepada Yesus sebagai Anak Domba Allah. Ketika Natanael memandang Yesus, ia kecewa. Dapatkah orang ini, yang mempunyai ciri-ciri kerja keras dan kemiskinan disebut sebagai Mesias? Namun Natanael tidak dapat mengambil keputusan untuk menolak Yesus, sebab pekabaran Yohanes telah membawa keyakinan ke dalam hatinya. [KSZ1 137.2]
Pada waktu Filipus memanggil dia, Natanael telah pergi mengasingkan diri ke suatu tempat yang sunyi di bawah pohon-pohon yang rindang daunnya untuk merenungkan pengumuman Yohanes itu serta nubuatannubuatan tentang Mesias. Ia berdoa supaya kalau orang yang diumumkan Yohanes ialah pelepas itu, kiranya dimaklumkan kepadanya; maka datanglah Roh Kudus kepadanya dengan jaminan bahwa Allah telah mengunjungi umat-Nya serta membangkitkan sebuah tanduk keselamatan bagi mereka. Filipus tahu bahwa sahabatnya itu sedang menyelidiki nubuatan, dan sementara Natanael berdoa di bawah sebatang pohon ara, Filipus menemukan tempat perasingannya itu. Mereka telah kerap kali berdoa bersama-sama di tempat yang sunyi di bawah pohon-pohon yang rindang daunnya itu. [KSZ1 137.3]
Kabar, “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi,” nampaknya bagi Natanael merupakan jawab yang langsung bagi doanya itu. Tetapi Filipus masih mempunyai iman yang ragu-ragu. Ditambahkan pula dengan ragu-ragu, “yaitu Yesus anak Yusuf dari Nazaret.” Kembal i prasangka timbul dalam hati Natanael. Ia berseru, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” [KSZ1 137.4]
Filipus tidak mengadakan perdebatan. Ia berkata, “Mari dan lihatlah! Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Dengan terkejut Natanael bertanya, “Bagaimana Engkau mengenal aku? Jawab Yesus kepadanya: Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” [KSZ1 137.5]