9 Oktober 2026 · Hari 6
Hari 6: Pasal 16 - DI DALAM BAIT SUCINYA
Halaman 164-165 | Pasal 16, Paragraf 29-33 | KSZ1 164.2-KSZ1 165.3
Ayat Inti
Yohanes 2:16
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 14 membaca Bab 16: Di dalam Bait Suci-Nya. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 164.2 Dalam ucapan ini maksud-Nya adalah rangkap dua. Ia bukan saja berkata tentang kebinasaan Bait Suci dan perbaktian Yahudi, tetapi juga kematian-Nya sendiri, kebinasaan Bait Suci tubuh-Nya. Ini sudah direncanakan oleh orang Yahudi dengan diam-diam. Ketika imam-imam dan penghulu-penghulu ke Bait Suci, mereka telah berniat hendak membunuh Yesus, dan dengan demikian membebaskan diri mereka sendiri dari si pengacau itu. Namun ketika Ia menghadapkan kepada mereka maksud mereka itu, mereka tidak mengerti akan Dia. Mereka itu memahami ucapan-Nya itu menyangkut hanya Bait Suci yang di Yerusalem dan dengan marah sekali mereka berseru, “Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?” Sekarang mereka merasa bahwa Yesus sudah membenarkan kurang percaya mereka, lalu bertambah kuatlah mereka dalam penolakan terhadap Dia.
KSZ1 164.3 Kristus tidak bermaksud ucapan-Nya itu dipahami oleh orang Yahudi yang kurang percayaa ataupun oleh murid-murid-Nya pada saat itu. Ia tahu bahwa ucapan itu akan disalahpahami oleh musuh-musuh-Nya, dan akan dipakai untuk melawan Dia. Pada waktu Ia diadili ucapan itu akan dihadapkan sebagai tuduhan, dan di Golgota ucapan itu juga akan dilontarkan kepada-Nya sebagai ejekan. Tetapi untuk menerangkannya sekarang akan memberitahukan kepada murid-murid-Nya tentang segala penderitaannya, lalu menimbulkan dalam mereka dukacita yang hingga kini belum sanggup mereka tanggung. Dan suatu penjelasan tentang hal itu akan memaparkan kepada orang Yahudi akibat prasangka dan kurang percaya mereka sebelum waktunya. Sekarang mereka sudah mulai masuki suatu jalan yang akan terus mereka jalani hingga Ia kelak di tun- tun seperti seekor anak domba ke tempat pembantaian.
KSZ1 165.1 Untuk kepentingan orang-orang yang akan percaya kepada-Nyalah maka ucapan Kristus itu dikeluarkan. Ia mengetahui bahwa ucapan itu akan diulangi lagi. Karena diucapkan pada pesta Paskah, ucapan itu akan terdengar oleh ribuan orang, dan akan tersiar ke seluruh pelosok dunia ini. Setelah Ia bangkit dari antara orang mati, arti ucapan itu akan dijelaskan. Bagi orang banyak ucapan itu akan merupakan bukti yang tegas tentang Keilahian-Nya.
KSZ1 165.2 Karena kegelapan rohani mereka, murid-murid Yesus sendiri pun sering gagal untuk mengerti akan pengajaran-Nya. Akan tetapi keba-nyakan pelajaran-pelajaran itu dijelaskan kepada mereka oleh peristiwaperisitwa yang terjadi kemudian. Waktu Ia tiada lagi berjalan dengan mereka, ucapan-Nya itu pun merupakan penolong yang kuat dalam hati mereka.
KSZ1 165.3 Mengenai Bait Suci yang di Yerusalem itu, ucapan Juruselamat, “Rombaklah Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya ,” mengandung arti yang lebih dalam lagi daripada yang dipahami oleh para pendengar. Kristuslah dasar dan hidup Bait Suci itu. Segala upacaranya melambangkan korban Anak Allah. Keimamatan sudah diadakan untuk membayangkan sifat pengantaraan dan pekerjaan Kristus. Seluruh rencana perbaktian korban-korban adalah bayangan kematian Juruselamat untuk menebus dunia ini. Tidak akan ada lagi khasiat dalam semua persembahan ini apabila peristiwa besar ke arah mana semuanya itu telah menunjuk berabad-abad lamanya sudah digenapkan.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
9 Oktober 2026 | Hari 6
Hari 6: Pasal 16 - DI DALAM BAIT SUCINYA
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 16 - DI DALAM BAIT SUCINYA
Halaman 164-165 | Pasal 16, Paragraf 29-33 | KSZ1 164.2-KSZ1 165.3
Ayat Inti:
Yohanes 2:16
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 14 membaca Bab 16: Di dalam Bait Suci-Nya. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-14-hari-6-2026-10-09
Teks Lengkap:
Dalam ucapan ini maksud-Nya adalah rangkap dua. Ia bukan saja berkata tentang kebinasaan Bait Suci dan perbaktian Yahudi, tetapi juga kematian-Nya sendiri, kebinasaan Bait Suci tubuh-Nya. Ini sudah direncanakan oleh orang Yahudi dengan diam-diam. Ketika imam-imam dan penghulu-penghulu ke Bait Suci, mereka telah berniat hendak membunuh Yesus, dan dengan demikian membebaskan diri mereka sendiri dari si pengacau itu. Namun ketika Ia menghadapkan kepada mereka maksud mereka itu, mereka tidak mengerti akan Dia. Mereka itu memahami ucapan-Nya itu menyangkut hanya Bait Suci yang di Yerusalem dan dengan marah sekali mereka berseru, “Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?” Sekarang mereka merasa bahwa Yesus sudah membenarkan kurang percaya mereka, lalu bertambah kuatlah mereka dalam penolakan terhadap Dia. [KSZ1 164.2]
Kristus tidak bermaksud ucapan-Nya itu dipahami oleh orang Yahudi yang kurang percayaa ataupun oleh murid-murid-Nya pada saat itu. Ia tahu bahwa ucapan itu akan disalahpahami oleh musuh-musuh-Nya, dan akan dipakai untuk melawan Dia. Pada waktu Ia diadili ucapan itu akan dihadapkan sebagai tuduhan, dan di Golgota ucapan itu juga akan dilontarkan kepada-Nya sebagai ejekan. Tetapi untuk menerangkannya sekarang akan memberitahukan kepada murid-murid-Nya tentang segala penderitaannya, lalu menimbulkan dalam mereka dukacita yang hingga kini belum sanggup mereka tanggung. Dan suatu penjelasan tentang hal itu akan memaparkan kepada orang Yahudi akibat prasangka dan kurang percaya mereka sebelum waktunya. Sekarang mereka sudah mulai masuki suatu jalan yang akan terus mereka jalani hingga Ia kelak di tun- tun seperti seekor anak domba ke tempat pembantaian. [KSZ1 164.3]
Untuk kepentingan orang-orang yang akan percaya kepada-Nyalah maka ucapan Kristus itu dikeluarkan. Ia mengetahui bahwa ucapan itu akan diulangi lagi. Karena diucapkan pada pesta Paskah, ucapan itu akan terdengar oleh ribuan orang, dan akan tersiar ke seluruh pelosok dunia ini. Setelah Ia bangkit dari antara orang mati, arti ucapan itu akan dijelaskan. Bagi orang banyak ucapan itu akan merupakan bukti yang tegas tentang Keilahian-Nya. [KSZ1 165.1]
Karena kegelapan rohani mereka, murid-murid Yesus sendiri pun sering gagal untuk mengerti akan pengajaran-Nya. Akan tetapi keba-nyakan pelajaran-pelajaran itu dijelaskan kepada mereka oleh peristiwaperisitwa yang terjadi kemudian. Waktu Ia tiada lagi berjalan dengan mereka, ucapan-Nya itu pun merupakan penolong yang kuat dalam hati mereka. [KSZ1 165.2]
Mengenai Bait Suci yang di Yerusalem itu, ucapan Juruselamat, “Rombaklah Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya ,” mengandung arti yang lebih dalam lagi daripada yang dipahami oleh para pendengar. Kristuslah dasar dan hidup Bait Suci itu. Segala upacaranya melambangkan korban Anak Allah. Keimamatan sudah diadakan untuk membayangkan sifat pengantaraan dan pekerjaan Kristus. Seluruh rencana perbaktian korban-korban adalah bayangan kematian Juruselamat untuk menebus dunia ini. Tidak akan ada lagi khasiat dalam semua persembahan ini apabila peristiwa besar ke arah mana semuanya itu telah menunjuk berabad-abad lamanya sudah digenapkan. [KSZ1 165.3]