19 Oktober 2026 · Hari 2
Hari 2: Pasal 18 - “IA HARUS MAKIN BESAR”
Halaman 180-180 | Pasal 18, Paragraf 4-5 | KSZ1 180.2-KSZ1 180.3
Ayat Inti
Yohanes 3:30
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 16 membaca Bab 18: Dia Harus Makin Besar. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 180.2 Yohanes dalam sifatnya memiliki berbagai kesalahan dan kelemahan yang biasa pada manusia, tetapi jamahan kasih Ilahi telah mengubahkan dia. Ia tinggal dalam suatu suasana yang tidak dicemarkan oleh sifat me-mentingkan diri dan sifat suka mencari nama, dan jauh di atas racun kecemburuan. Ia tidak menyatakan simpati terhadap perasaan tidak puas di pihak murid-muridnya itu, melainkan menunjukkan betapa jelas ia me-ngerti hubungannya dengan Mesias, dan betapa senang hatinya menyambut Dia yang baginya ia telah menyediakan jalan.
KSZ1 180.3 Katanya, “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari surga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya. Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacita, dan sekarang sukacita itu penuh.” Yohanes menggambarkan dirinya sebagai sahabat yang bertindak sebagai pesuruh antara dua sejoli yang bertunangan menyediakan jalan untuk pernikahan. Setelah mempelai laki-laki itu me-nerima mempelai perempuannya, maka tugas sahabat itu pun selesailah sudah. Ia bergembira dalam sukacita orang-orang yang persatuannya telah diusahakan olehnya. Demikianlah Yohanes telah dipanggil untuk mengalihkan perhatian orang banyak kepada Yesus, dan bersukacitalah ia menyaksikan sukses pekerjaan Juruselamat itu. Katanya, “Sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
19 Oktober 2026 | Hari 2
Hari 2: Pasal 18 - “IA HARUS MAKIN BESAR”
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 18 - “IA HARUS MAKIN BESAR”
Halaman 180-180 | Pasal 18, Paragraf 4-5 | KSZ1 180.2-KSZ1 180.3
Ayat Inti:
Yohanes 3:30
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 16 membaca Bab 18: Dia Harus Makin Besar. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-16-hari-2-2026-10-19
Teks Lengkap:
Yohanes dalam sifatnya memiliki berbagai kesalahan dan kelemahan yang biasa pada manusia, tetapi jamahan kasih Ilahi telah mengubahkan dia. Ia tinggal dalam suatu suasana yang tidak dicemarkan oleh sifat me-mentingkan diri dan sifat suka mencari nama, dan jauh di atas racun kecemburuan. Ia tidak menyatakan simpati terhadap perasaan tidak puas di pihak murid-muridnya itu, melainkan menunjukkan betapa jelas ia me-ngerti hubungannya dengan Mesias, dan betapa senang hatinya menyambut Dia yang baginya ia telah menyediakan jalan. [KSZ1 180.2]
Katanya, “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari surga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya. Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacita, dan sekarang sukacita itu penuh.” Yohanes menggambarkan dirinya sebagai sahabat yang bertindak sebagai pesuruh antara dua sejoli yang bertunangan menyediakan jalan untuk pernikahan. Setelah mempelai laki-laki itu me-nerima mempelai perempuannya, maka tugas sahabat itu pun selesailah sudah. Ia bergembira dalam sukacita orang-orang yang persatuannya telah diusahakan olehnya. Demikianlah Yohanes telah dipanggil untuk mengalihkan perhatian orang banyak kepada Yesus, dan bersukacitalah ia menyaksikan sukses pekerjaan Juruselamat itu. Katanya, “Sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” [KSZ1 180.3]