Hari 7: Pasal 23 - “KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT”
21 November 2026 · Hari 7

Hari 7: Pasal 23 - “KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT”

Halaman 240-242 | Pasal 23, Paragraf 10-18 | KSZ1 240.1-KSZ1 242.2

Ayat Inti

Markus 1:15

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 20 membaca Bab 22-23: Pemenjaraan dan Kematian Yohanes; Kerajaan Allah Sudah Dekat. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 240.1 Lalu kata malaikat itu pula, “Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa.” Karena tujuh tahun setelah Juruselamat memasuki pekerjaan-Nya, Injil harus dikabarkan teristimewa kepada bangsa Yahudi, selama tiga setengah tahun oleh Kristus sendiri; dan sesudah itu oleh rasul-rasul. “Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan.” Daniel 9:27. Pada musim semi tahun 31 T.M., Kristus korban yang benar telah dipersembahkan di Golgota. Dan tirai Bait Suci itu koyak menjadi dua dari atas ke bawah, menunjukkan bahwa kesucian dan arti upacara korban telah selesai. Waktunya telah genap di mana korban dan persembahan makanan dunia ini harus berhenti.

KSZ1 240.2 Satu pekan—tujuh tahun itu,—berakhir pada tahun 34 T.M. Kemudian waktu Stefanus dilempar dengan batu oleh orang Yahudi akhirnya memeteraikan penolakan mereka terhadap Injil; murid-murid yang telah tercerai-berai oleh sebab penganiayaan “menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil” (Kisah 8:4); dan sesudah itu Saulus si penganiaya itu ditobatkan dan telah menjadi Paulus, rasul bagi orang kafir.

KSZ1 240.3 Waktu kedatangan Kristus, pengurapan-Nya oleh Roh Suci, kematian-Nya, dan pemberitaan kabar Injil kepada orang kafir dengan tegas ditunjukkan. Adalah menjadi kesempatan orang Y ahudi untuk memahami nubuatan-nubuatan ini dan untuk mengenal akan kegenapannya dalam pekerjaan Yesus. Kristus mendesak murid-murid-Nya akan pentingnya mempelajari nubuatan. Menunjukkan pada nubuatan yang diberikan oleh Daniel mengenai zaman mereka itu, Ia berkata, “para pembaca hendaklah memperhatikannya.” Matius 24:15. Sesudah kebangkitan-Nya Ia telah menerangkan kepada murid mengenai “segala kitab nabi-nabi,” “apa yang tertulis tentang Dia.” Lukas 24:27. Juruselamat telah berbicara melalui segala nabi. “Roh Kristus yang ada di dalam mereka itu,” “memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudah itu.” 1 Petrus 1:11.

KSZ1 240.4 Adalah Gabriel, malaikat yang derajatnya setingkat lebih rendah daripada Anak Allah, yang telah datang membawa pekabaran Ilahi kepada Daniel. Gabriel, “malaikat-Nya,” yang telah diutus oleh Kristus untuk membuka tabir masa depan kepada Yohanes yang kekasih; dan suatu berkat diucapkan kepada mereka yang membaca akan perkataan nubuatnya ini dan yang memasukkan ke dalam hati segala sesuatu yang tersurat di dalamnya. Wahyu 1:3.

KSZ1 241.1 “Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.” Amos 3:7. “Halhal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya.” Ulangan 29:29. Allah telah memberikan perkara-perkara ini kepada kita, dan berkat-Nya akan menyertai orang yang dengan tekun dan setia mempelajari nubuatan-nubuatan Kitab Suci.

KSZ1 241.2 Sebagaimana pekabaran kedatangan Kristus yang pertama kali meng-umumkan kerajaan anugerah-Nya, demikian pula pekabaran kedatangan-Nya yang kedua kali mengumumkan kerajaan kemuliaan-Nya. Pekabaran yang kedua, sebagaimana pekabaran yang pertama, dialaskan atas nubuatan. Perkataan malaikat kepada Daniel mengenai akhir zaman haruslah dipahami pada masa kesudahan. Pada masa itu, “banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.” “Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.” Daniel 12:4,10. Juruselamat sendiri telah memberikan tanda-tanda kedatangan-Nya, dan Ia berkata, “Jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.” “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.” “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.” Lukas 21:31,34, 36.

KSZ1 241.3 Kita telah tiba pada masa yang dinubuatkan dalam Kitab Suci. Masa kesudahan sudah datang, khayal nabi-nabi dibuka, dan amaran-amaran mereka menunjukkan kita kepada kedatangan Tuhan dalam kemuliaan itu telah dekat.

KSZ1 242.1 Orang-orang Yahudi telah salah menafsirkan dan menyalahgunakan firman Allah, dan mereka tidak mengetahui masa kegenapannya. Tahun pekerjaan Kristus dan rasul-rasul-Nya—tahun rahmat terakhir yang terindah bagi umat pilihan,—mereka telah gunakan dalam berkomplotan untuk membinasakan pesuruh-pesuruh Tuhan. Cita-cita duniawi telah memenuhi perhatian mereka itu, dan suguhan kerajaan rohani yang telah diberikan pada mereka itu sia-sia adanya. Begitu pula zaman ini kerajaan dunia ini telah memenuhi pikiran manusia, sehingga mereka tidak memperhatikan lagi kegenapan nubuatan itu dengan cepat dan tanda-tanda kerajaan Allah yang segera tiba itu.

KSZ1 242.2 “Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.” Kita tidak mengetahui waktu kedatangan Tuhan, tetapi kita boleh tahu bilamana sudah dekat. “Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.” I Tesalonika 5:4-6.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

21 November 2026 | Hari 7
Hari 7: Pasal 23 - “KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT”

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 23 - “KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT”
Halaman 240-242 | Pasal 23, Paragraf 10-18 | KSZ1 240.1-KSZ1 242.2

Ayat Inti:
Markus 1:15
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 20 membaca Bab 22-23: Pemenjaraan dan Kematian Yohanes; Kerajaan Allah Sudah Dekat. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-20-hari-7-2026-11-21

Teks Lengkap:

Lalu kata malaikat itu pula, “Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa.” Karena tujuh tahun setelah Juruselamat memasuki pekerjaan-Nya, Injil harus dikabarkan teristimewa kepada bangsa Yahudi, selama tiga setengah tahun oleh Kristus sendiri; dan sesudah itu oleh rasul-rasul. “Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan.” Daniel 9:27. Pada musim semi tahun 31 T.M., Kristus korban yang benar telah dipersembahkan di Golgota. Dan tirai Bait Suci itu koyak menjadi dua dari atas ke bawah, menunjukkan bahwa kesucian dan arti upacara korban telah selesai. Waktunya telah genap di mana korban dan persembahan makanan dunia ini harus berhenti. [KSZ1 240.1]

Satu pekan—tujuh tahun itu,—berakhir pada tahun 34 T.M. Kemudian waktu Stefanus dilempar dengan batu oleh orang Yahudi akhirnya memeteraikan penolakan mereka terhadap Injil; murid-murid yang telah tercerai-berai oleh sebab penganiayaan “menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil” (Kisah 8:4); dan sesudah itu Saulus si penganiaya itu ditobatkan dan telah menjadi Paulus, rasul bagi orang kafir. [KSZ1 240.2]

Waktu kedatangan Kristus, pengurapan-Nya oleh Roh Suci, kematian-Nya, dan pemberitaan kabar Injil kepada orang kafir dengan tegas ditunjukkan. Adalah menjadi kesempatan orang Y ahudi untuk memahami nubuatan-nubuatan ini dan untuk mengenal akan kegenapannya dalam pekerjaan Yesus. Kristus mendesak murid-murid-Nya akan pentingnya mempelajari nubuatan. Menunjukkan pada nubuatan yang diberikan oleh Daniel mengenai zaman mereka itu, Ia berkata, “para pembaca hendaklah memperhatikannya.” Matius 24:15. Sesudah kebangkitan-Nya Ia telah menerangkan kepada murid mengenai “segala kitab nabi-nabi,” “apa yang tertulis tentang Dia.” Lukas 24:27. Juruselamat telah berbicara melalui segala nabi. “Roh Kristus yang ada di dalam mereka itu,” “memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudah itu.” 1 Petrus 1:11. [KSZ1 240.3]

Adalah Gabriel, malaikat yang derajatnya setingkat lebih rendah daripada Anak Allah, yang telah datang membawa pekabaran Ilahi kepada Daniel. Gabriel, “malaikat-Nya,” yang telah diutus oleh Kristus untuk membuka tabir masa depan kepada Yohanes yang kekasih; dan suatu berkat diucapkan kepada mereka yang membaca akan perkataan nubuatnya ini dan yang memasukkan ke dalam hati segala sesuatu yang tersurat di dalamnya. Wahyu 1:3. [KSZ1 240.4]

“Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.” Amos 3:7. “Halhal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya.” Ulangan 29:29. Allah telah memberikan perkara-perkara ini kepada kita, dan berkat-Nya akan menyertai orang yang dengan tekun dan setia mempelajari nubuatan-nubuatan Kitab Suci. [KSZ1 241.1]

Sebagaimana pekabaran kedatangan Kristus yang pertama kali meng-umumkan kerajaan anugerah-Nya, demikian pula pekabaran kedatangan-Nya yang kedua kali mengumumkan kerajaan kemuliaan-Nya. Pekabaran yang kedua, sebagaimana pekabaran yang pertama, dialaskan atas nubuatan. Perkataan malaikat kepada Daniel mengenai akhir zaman haruslah dipahami pada masa kesudahan. Pada masa itu, “banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.” “Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.” Daniel 12:4,10. Juruselamat sendiri telah memberikan tanda-tanda kedatangan-Nya, dan Ia berkata, “Jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.” “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.” “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.” Lukas 21:31,34, 36. [KSZ1 241.2]

Kita telah tiba pada masa yang dinubuatkan dalam Kitab Suci. Masa kesudahan sudah datang, khayal nabi-nabi dibuka, dan amaran-amaran mereka menunjukkan kita kepada kedatangan Tuhan dalam kemuliaan itu telah dekat. [KSZ1 241.3]

Orang-orang Yahudi telah salah menafsirkan dan menyalahgunakan firman Allah, dan mereka tidak mengetahui masa kegenapannya. Tahun pekerjaan Kristus dan rasul-rasul-Nya—tahun rahmat terakhir yang terindah bagi umat pilihan,—mereka telah gunakan dalam berkomplotan untuk membinasakan pesuruh-pesuruh Tuhan. Cita-cita duniawi telah memenuhi perhatian mereka itu, dan suguhan kerajaan rohani yang telah diberikan pada mereka itu sia-sia adanya. Begitu pula zaman ini kerajaan dunia ini telah memenuhi pikiran manusia, sehingga mereka tidak memperhatikan lagi kegenapan nubuatan itu dengan cepat dan tanda-tanda kerajaan Allah yang segera tiba itu. [KSZ1 242.1]

“Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.” Kita tidak mengetahui waktu kedatangan Tuhan, tetapi kita boleh tahu bilamana sudah dekat. “Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.” I Tesalonika 5:4-6. [KSZ1 242.2]