28 Desember 2026 · Hari 2
Hari 2: Pasal 29 - HARI SABAT
Halaman 299-300 | Pasal 29, Paragraf 5-8 | KSZ1 299.2-KSZ1 300.2
Ayat Inti
Markus 2:27
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 26 membaca Bab 29: Hari Sabat. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 299.2 Pokok pikiran itulah yang menerbitkan nyanyian berikut ini: “Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya Tuhan, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai. Betapa besarnya pekerjaan- pekerjaan-Mu, ya Tuhan, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.” —Mazmur 92:5, 6.
KSZ1 299.3 Dan Roh Kudus melalui Nabi Yesaya mengatakan: “Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?... Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya? Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan? Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi, yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!.... Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? Firman Yang Mahakudus. Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satu pun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia Mahakuasa dan Mahakuat. Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: ‘Hidupku tersembunyi dan Tuhan, dan hakku tidak diperhatikan Aliahku?’ Tidak-kah kau tahu, dan tidakkah kau dengar? Tuhan ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah. . . . Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.” “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, ja-nganlah bimbang, sebab Aku ini Aliahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” “Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.” Inilah kabar yang dituliskan di dalam alam, di mana Sabat itu telah ditentukan untuk dipeliharakan dan harus diingat. Apabila Allah memanggil Israel menyucikan Sabat-Nya, Ia ber-kata “sehingga itu menjadi peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah Tuhan, Aliahmu.”--Yesaya 40:18-29-41:10; 45:22; Yehezkiel 20:20.
KSZ1 300.1 Sabat adalah termasuk di dalam hukum yang diberikan di Sinai; tetapi itu bukanlah pernyataan yang pertama tentang hari perhentian. Umat Israel telah mengetahuinya sebelum datang di Sinai. Di dalam perjalanan ke sana Sabat itu telah dipelihara. Jika ada yang menajiskannya. Allah memperbaiki mereka dengan mengatakan “Berapa lama lagi kamu me-nolak mengikuti segala perintah-Ku dan hukum-Ku?” Keluaran 16:28.
KSZ1 300.2 Hari Sabat bukan hanya untuk orang Israel saja, tetapi untuk dunia. Hukum itu telah diumumkan kepada manusia di Taman Eden dan mem-punyai keharusan yang tidak akan binasa, sebagaimana halnya dengan sepuluh hukum. Dari hukum itu di mana hukum keempat adalah salah satu diantaranya, Kristus berkata, “Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat.” Selama langit dan bumi ada. hari Sabat akan tetap menjadi tanda dari kuasa Khalik. Dan apabila Eden akan mekar bersemi di atas dunia, maka hari Sabat Tuhan yang suci akan dimuliakan oleh seluruhnya yang ada pada naungan matahari. “Sabat berganti Sabat” penghuni dunia yang telah dibarui itu akan naik “sujud menyembah di nadapan-Ku, firman Tuhan.” Matius 5: 18; Yesaya 66:23.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
28 Desember 2026 | Hari 2
Hari 2: Pasal 29 - HARI SABAT
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 29 - HARI SABAT
Halaman 299-300 | Pasal 29, Paragraf 5-8 | KSZ1 299.2-KSZ1 300.2
Ayat Inti:
Markus 2:27
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 26 membaca Bab 29: Hari Sabat. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-26-hari-2-2026-12-28
Teks Lengkap:
Pokok pikiran itulah yang menerbitkan nyanyian berikut ini: “Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya Tuhan, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai. Betapa besarnya pekerjaan- pekerjaan-Mu, ya Tuhan, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.” —Mazmur 92:5, 6. [KSZ1 299.2]
Dan Roh Kudus melalui Nabi Yesaya mengatakan: “Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?... Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya? Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan? Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi, yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!.... Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? Firman Yang Mahakudus. Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satu pun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia Mahakuasa dan Mahakuat. Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: ‘Hidupku tersembunyi dan Tuhan, dan hakku tidak diperhatikan Aliahku?’ Tidak-kah kau tahu, dan tidakkah kau dengar? Tuhan ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah. . . . Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.” “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, ja-nganlah bimbang, sebab Aku ini Aliahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” “Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.” Inilah kabar yang dituliskan di dalam alam, di mana Sabat itu telah ditentukan untuk dipeliharakan dan harus diingat. Apabila Allah memanggil Israel menyucikan Sabat-Nya, Ia ber-kata “sehingga itu menjadi peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah Tuhan, Aliahmu.”--Yesaya 40:18-29-41:10; 45:22; Yehezkiel 20:20. [KSZ1 299.3]
Sabat adalah termasuk di dalam hukum yang diberikan di Sinai; tetapi itu bukanlah pernyataan yang pertama tentang hari perhentian. Umat Israel telah mengetahuinya sebelum datang di Sinai. Di dalam perjalanan ke sana Sabat itu telah dipelihara. Jika ada yang menajiskannya. Allah memperbaiki mereka dengan mengatakan “Berapa lama lagi kamu me-nolak mengikuti segala perintah-Ku dan hukum-Ku?” Keluaran 16:28. [KSZ1 300.1]
Hari Sabat bukan hanya untuk orang Israel saja, tetapi untuk dunia. Hukum itu telah diumumkan kepada manusia di Taman Eden dan mem-punyai keharusan yang tidak akan binasa, sebagaimana halnya dengan sepuluh hukum. Dari hukum itu di mana hukum keempat adalah salah satu diantaranya, Kristus berkata, “Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat.” Selama langit dan bumi ada. hari Sabat akan tetap menjadi tanda dari kuasa Khalik. Dan apabila Eden akan mekar bersemi di atas dunia, maka hari Sabat Tuhan yang suci akan dimuliakan oleh seluruhnya yang ada pada naungan matahari. “Sabat berganti Sabat” penghuni dunia yang telah dibarui itu akan naik “sujud menyembah di nadapan-Ku, firman Tuhan.” Matius 5: 18; Yesaya 66:23. [KSZ1 300.2]