22 Januari 2027 · Hari 6
Hari 6: Pasal 32 - SANG PERWIRA
Halaman 340-341 | Pasal 32, Paragraf 16-17 | KSZ1 340.4-KSZ1 341.1
Ayat Inti
Matius 8:10
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 29 membaca Bab 32: Sang Perwira. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 340.4 Ia yang berdiri di samping ibu yang berduka di pintu gerbang Nain, memperhatikan setiap orang yang berduka dekat usungan itu. Hati-Nya menjamah kesusahan kita dengan simpati. Hati-Nya, yang penuh kasih dan kasihan, adalah hati kelemahlembutan yang tiada berubah. Firman-Nya, yang memanggil orang mati supaya hidup , tidak kurang kesanggupan-Nya sekarang daripada waktu dikatakan kepada orang muda di Nain itu. Ia berkata, “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.” Matius 28:18. Kuasa itu tidak berkurang oleh berlalunya tahun, atau oleh pekerjaan yang tak henti-hentinya dan kegiatan kemurahan-Nya yang terus mengalir. Kepada mereka yang percaya kepada-Nya. Ia masih tetap seorang Juruselamat yang hidup.
KSZ1 341.1 Yesus telah mengubah duka ibu itu menjadi kesukaan tatkala Ia me-ngembalikan anaknya kepada perempuan itu; namun demikian orang muda itu telah dipanggil untuk hidup di dunia ini, merasakan derita me-nanggung duka, mara bahaya, dan sekali lagi melalui kuasa maut. Tetapi Yesus menghibur duka kita atas kematian dengan berita pengharapan yang tiada taranya: “Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.” “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan.” Wahyu 1:18; Ibrani 2:14, 15.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
22 Januari 2027 | Hari 6
Hari 6: Pasal 32 - SANG PERWIRA
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 32 - SANG PERWIRA
Halaman 340-341 | Pasal 32, Paragraf 16-17 | KSZ1 340.4-KSZ1 341.1
Ayat Inti:
Matius 8:10
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 29 membaca Bab 32: Sang Perwira. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-29-hari-6-2027-01-22
Teks Lengkap:
Ia yang berdiri di samping ibu yang berduka di pintu gerbang Nain, memperhatikan setiap orang yang berduka dekat usungan itu. Hati-Nya menjamah kesusahan kita dengan simpati. Hati-Nya, yang penuh kasih dan kasihan, adalah hati kelemahlembutan yang tiada berubah. Firman-Nya, yang memanggil orang mati supaya hidup , tidak kurang kesanggupan-Nya sekarang daripada waktu dikatakan kepada orang muda di Nain itu. Ia berkata, “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.” Matius 28:18. Kuasa itu tidak berkurang oleh berlalunya tahun, atau oleh pekerjaan yang tak henti-hentinya dan kegiatan kemurahan-Nya yang terus mengalir. Kepada mereka yang percaya kepada-Nya. Ia masih tetap seorang Juruselamat yang hidup. [KSZ1 340.4]
Yesus telah mengubah duka ibu itu menjadi kesukaan tatkala Ia me-ngembalikan anaknya kepada perempuan itu; namun demikian orang muda itu telah dipanggil untuk hidup di dunia ini, merasakan derita me-nanggung duka, mara bahaya, dan sekali lagi melalui kuasa maut. Tetapi Yesus menghibur duka kita atas kematian dengan berita pengharapan yang tiada taranya: “Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.” “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan.” Wahyu 1:18; Ibrani 2:14, 15. [KSZ1 341.1]