Hari 5: Pasal 5 - PENYERAHAN
23 Juli 2026 · Hari 5

Hari 5: Pasal 5 - PENYERAHAN

Halaman 45-46 | Pasal 5, Paragraf 17-19 | KSZ1 45.4-KSZ1 46.2

Ayat Inti

Roma 12:1

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu ketiga menolong kita merenungkan sikap hati yang menyerah kepada kehendak Allah. Misi dimulai dari hati yang bersedia dibentuk, bukan hanya dari program yang rapi.

Doa

Tuhan, bentuk hati kami agar rela dipakai dalam misi-Mu. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 45.4 Masih demikian juga keadaan sekarang ini. Peristiwa-perisitwa yang menjadi pusat perhatian segenap surga tidak dilihat, dan terjadinya segala peristiwa itu tidak diperhatikan oleh para pemimpin agama, serta oleh orang yang berbakti dalam rumah Allah. Orang mengakui Kristus dalam sejarah, sedangkan mereka berpaling meninggalkan Kristus yang hidup Kristus dalam sabda-Nya meminta pengorbanan diri, dalam diri para fa kir miskin dan para penderita yang meminta pertolongan, dalam pekerjaan kebenaran di mana tersangkut kemiskinan, pekerjaan banting tulang dan fitnahan, tidaklah lebih segera disambut hari ini daripada Ia disambut delapan belas abad yang lalu.

KSZ1 46.1 Maria memikir-mikirkan nubuatan Simeon yang mempunyai arti luas itu. Sedang ia memandangi Anak yang pada pangkuannya itu, dan me-ngenangkan perkataan yang diucapkan oleh gembala-gembala Betlehem dulu, penuhlah hatinya dengan sukacita dan harapan yang gemilang. Per-kataan Simeon itu mengingatkan kepadanya ucapan nubuatan Nabi Yesaya: “Suatu tunas akan keluar dari tunggui Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan Ia tidak menyimpang dari kebenaran dan ke-setiaan, seperti ikat pinggang tetap pada pinggang.” “Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. ... Sebab Seorang anak telah lahir untuk kita, Seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang kekal, Raja Damai.”

KSZ1 46.2 Tetapi Maria tidak mengerti tugas Kristus. Simeon sudah bernubuat tentang Dia sebagai suatu terang untuk menerangi orang kafir, serta suatu kemuliaan bagi Israel. Demikianlah malaikat-malaikat telah mengumumkan kelahiran Juruselamat itu sebagai kabar kesukaan bagi segala bangsa. Allah sedang berusaha memperbaiki pendapat orang Yahudi yang sempit tentang pekerjaan Mesias. Ia menghendaki agar manusia memandang Dia, bukan saja sebagai Pelepas bangsa Israel, tetapi juga sebagai Penebus dunia. Tetapi memerlukan bertahun-tahun lamanya bagi ibu Yesus sendiri untuk mengerti tugas-Nya.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

23 Juli 2026 | Hari 5
Hari 5: Pasal 5 - PENYERAHAN

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 5 - PENYERAHAN
Halaman 45-46 | Pasal 5, Paragraf 17-19 | KSZ1 45.4-KSZ1 46.2

Ayat Inti:
Roma 12:1
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu ketiga menolong kita merenungkan sikap hati yang menyerah kepada kehendak Allah. Misi dimulai dari hati yang bersedia dibentuk, bukan hanya dari program yang rapi.

Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-3-hari-5-2026-07-23

Teks Lengkap:

Masih demikian juga keadaan sekarang ini. Peristiwa-perisitwa yang menjadi pusat perhatian segenap surga tidak dilihat, dan terjadinya segala peristiwa itu tidak diperhatikan oleh para pemimpin agama, serta oleh orang yang berbakti dalam rumah Allah. Orang mengakui Kristus dalam sejarah, sedangkan mereka berpaling meninggalkan Kristus yang hidup Kristus dalam sabda-Nya meminta pengorbanan diri, dalam diri para fa kir miskin dan para penderita yang meminta pertolongan, dalam pekerjaan kebenaran di mana tersangkut kemiskinan, pekerjaan banting tulang dan fitnahan, tidaklah lebih segera disambut hari ini daripada Ia disambut delapan belas abad yang lalu. [KSZ1 45.4]

Maria memikir-mikirkan nubuatan Simeon yang mempunyai arti luas itu. Sedang ia memandangi Anak yang pada pangkuannya itu, dan me-ngenangkan perkataan yang diucapkan oleh gembala-gembala Betlehem dulu, penuhlah hatinya dengan sukacita dan harapan yang gemilang. Per-kataan Simeon itu mengingatkan kepadanya ucapan nubuatan Nabi Yesaya: “Suatu tunas akan keluar dari tunggui Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan Ia tidak menyimpang dari kebenaran dan ke-setiaan, seperti ikat pinggang tetap pada pinggang.” “Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. ... Sebab Seorang anak telah lahir untuk kita, Seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang kekal, Raja Damai.” [KSZ1 46.1]

Tetapi Maria tidak mengerti tugas Kristus. Simeon sudah bernubuat tentang Dia sebagai suatu terang untuk menerangi orang kafir, serta suatu kemuliaan bagi Israel. Demikianlah malaikat-malaikat telah mengumumkan kelahiran Juruselamat itu sebagai kabar kesukaan bagi segala bangsa. Allah sedang berusaha memperbaiki pendapat orang Yahudi yang sempit tentang pekerjaan Mesias. Ia menghendaki agar manusia memandang Dia, bukan saja sebagai Pelepas bangsa Israel, tetapi juga sebagai Penebus dunia. Tetapi memerlukan bertahun-tahun lamanya bagi ibu Yesus sendiri untuk mengerti tugas-Nya. [KSZ1 46.2]