Hari 3: Pasal 34 - UNDANGAN
2 Februari 2027 · Hari 3

Hari 3: Pasal 34 - UNDANGAN

Halaman 353-353 | Pasal 34, Paragraf 5-6 | KSZ1 353.2-KSZ1 353.3

Ayat Inti

Matius 11:28

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 31 membaca Bab 34: Undangan. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 353.2 Di dalam perkataan ini Kristus berbicara kepada semua manusia. Apa-kah mereka tahu atau tidak, mereka semua lelah dan berbeban berat. Se-mua menanggung beban berat yang hanya Kristuslah yang dapat me-nanggalkannya. Beban terberat yang kita pikul ialah beban dosa. Jikalau kita dibiarkan memikul beban ini, kita akan diremukkannya. Tetapi Pri-badi yang tiada berdosa itu telah mengambil tempat kita. “Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.” Yesaya 53:6. Ia telah memikul beban kesalahan kita. Ia akan mengambil pikulan dari pundak kita yang lelah. Ia akan memberikan keteduhan kepada kita. Beban ke-sukaran dan duka akan ditanggung-Nya pula. Ia mengundang kita supaya menghempaskan kesusahan kita kepada-Nya, karena Ia menaruh kita di dalam hati-Nya.

KSZ1 353.3 Saudara Sulung kita ada di takhta yang kekal. Ia melihat setiap jiwa yang menoleh kepada-Nya sebagai Juruselamat. Melalui pengalaman Ia tahu kelemahan manusia, apa keperluan kita, dan di mana letak kekuatan pencobaan kita; karena Ia pernah dicoba seperti kita juga, tetapi tidak berdosa. Ia menjaga engkau, anak-anak Allah yang gemetar. Adakah engkau dicoba? Ia akan melepaskan. Adakah engkau lemah? Ia akan memberi kekuatan. Adakah engkau kurang pengetahuan? Ia akan memberi pengetahuan. Adakah engkau terkena luka? Ia akan menyembuhkan. Tuhan “menentukan jumlah bintang-bintang” dan “menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.” Mzm. 147:4, 3. “Marilah kepada-Ku,” itulah undangan-Nya. Apa pun kecemasan dan pencobaanmu, paparkanlah segala perkara kepada Allah. Jiwamu akan disalut ketahanan. Jalan akan dibukakan bagimu untuk melepaskan dirimu dari kesukaran dan kesulitan. Lebih lemah dan tidak berdaya engkau sadari dirimu, lebih kuat jadinya engkau dalam kekuatan-Nya. Makin berat bebanmu, maka akan lebih banyak berkat jika dilemparkan kepada Penanggung Beban itu. Sentosa yang disodorkan Kristus bergantung pada syarat-syarat tetapi syarat-syarat ini diterangkan dengan jelas. Ia mengatakan kepada kita bagaimana cara mendapatkan sentosa-Nya.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

2 Februari 2027 | Hari 3
Hari 3: Pasal 34 - UNDANGAN

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 34 - UNDANGAN
Halaman 353-353 | Pasal 34, Paragraf 5-6 | KSZ1 353.2-KSZ1 353.3

Ayat Inti:
Matius 11:28
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 31 membaca Bab 34: Undangan. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-31-hari-3-2027-02-02

Teks Lengkap:

Di dalam perkataan ini Kristus berbicara kepada semua manusia. Apa-kah mereka tahu atau tidak, mereka semua lelah dan berbeban berat. Se-mua menanggung beban berat yang hanya Kristuslah yang dapat me-nanggalkannya. Beban terberat yang kita pikul ialah beban dosa. Jikalau kita dibiarkan memikul beban ini, kita akan diremukkannya. Tetapi Pri-badi yang tiada berdosa itu telah mengambil tempat kita. “Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.” Yesaya 53:6. Ia telah memikul beban kesalahan kita. Ia akan mengambil pikulan dari pundak kita yang lelah. Ia akan memberikan keteduhan kepada kita. Beban ke-sukaran dan duka akan ditanggung-Nya pula. Ia mengundang kita supaya menghempaskan kesusahan kita kepada-Nya, karena Ia menaruh kita di dalam hati-Nya. [KSZ1 353.2]

Saudara Sulung kita ada di takhta yang kekal. Ia melihat setiap jiwa yang menoleh kepada-Nya sebagai Juruselamat. Melalui pengalaman Ia tahu kelemahan manusia, apa keperluan kita, dan di mana letak kekuatan pencobaan kita; karena Ia pernah dicoba seperti kita juga, tetapi tidak berdosa. Ia menjaga engkau, anak-anak Allah yang gemetar. Adakah engkau dicoba? Ia akan melepaskan. Adakah engkau lemah? Ia akan memberi kekuatan. Adakah engkau kurang pengetahuan? Ia akan memberi pengetahuan. Adakah engkau terkena luka? Ia akan menyembuhkan. Tuhan “menentukan jumlah bintang-bintang” dan “menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.” Mzm. 147:4, 3. “Marilah kepada-Ku,” itulah undangan-Nya. Apa pun kecemasan dan pencobaanmu, paparkanlah segala perkara kepada Allah. Jiwamu akan disalut ketahanan. Jalan akan dibukakan bagimu untuk melepaskan dirimu dari kesukaran dan kesulitan. Lebih lemah dan tidak berdaya engkau sadari dirimu, lebih kuat jadinya engkau dalam kekuatan-Nya. Makin berat bebanmu, maka akan lebih banyak berkat jika dilemparkan kepada Penanggung Beban itu. Sentosa yang disodorkan Kristus bergantung pada syarat-syarat tetapi syarat-syarat ini diterangkan dengan jelas. Ia mengatakan kepada kita bagaimana cara mendapatkan sentosa-Nya. [KSZ1 353.3]