Hari 2: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
22 Februari 2027 · Hari 2

Hari 2: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA

Halaman 377-379 | Pasal 37, Paragraf 6-10 | KSZ1 377.2-KSZ1 379.1

Ayat Inti

Lukas 9:2

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 34 membaca Bab 37: Para Evangelis Yang Pertama. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 377.2 Pengikut-pengikut Kristus harus mengerjakan pekerjaan seperti yang sudah dilakukan-Nya. Kita harus memberi makan pada orang yang lapar, memberi pakaian pada orang yang telanjang, menghibur orang yang sengsara dan yang menderita. Kita harus melayani orang yang putus asa, menghidupkan pengharapan bagi orang yang putus harap. Dan kepada kita pun perjanjian akan digenapkan juga: “Kebenaranmu akan berjalan di hadapanmu dan kemuliaan Tuhan jadi pengiringmu.” Yesaya 58:8. Kasih Kristus yang dinyatakan di dalam pelayanan yang tidak mementingkan diri sendiri, akan lebih bermanfaat di dalam membaharui orangorang yang berbuat jahat daripada pedang atau ruang pengadilan. Ini perlu untuk menghentikan kejahatan pelanggar hukum, tetapi pekerja-pekerja Injil yang penuh kasih dapat melakukan lebih daripada ini. Sering hati makin dikeraskan jika ditegur; tetapi hati akan hancur di bawah kasih Kristus. Pekabar Injil bukan hanya menyembuhkan cacat jasmani, melainkan dapat juga memimpin orang-orang berdosa kepada Tabib Besar, yang dapat menyucikan jiwa dari kusta dosa. Melalui hamba-hambaNya, Allah merencanakan bahwa orang sakit, orang malang, orang yang dikuasai oleh roh-roh jahat, akan mendengar suara-Nya. Melalui wakilwakil-Nyala ingin menjadi Penghibur seperti yang pernah dikenal dunia.

KSZ1 378.1 Murid-murid yang mengadakan perjalanan pekabaran Injil yang pertama pergi hanya kepada “domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Jikalau mereka memberitakan Injil kepada orang kafir dan orang Samaria mereka akan kehilangan pengaruh atas orang Yahudi. Oleh merang-sang parsangka orang-orang Farisi mereka akan melibatkan diri mereka sendiri ke dalam pertentangan yang hanya akan mengecewakan mereka pada permulaan pekerjaan mereka. Bahkan rasul-rasuI itu pun lamban ; sekali untuk menari bahwa berita Injil ini, akan dikabarkan kepada semua bangsa Sebelum mereka dapat menangkap kebenaran ini mereka belum siap bekeija bagi orang-orang kafir. Jika orang-orang. Yahudi mau menerima kabar Injil Allah merencanakan mereka untuk menjadikah pekabar Injil kepaaa orang-orang kafir Oleh karena itulah mereka per-tama-tama mendengar pekabaran ini.

KSZ1 378.2 Di semua ladang pekerjaan Kristus ada jiwa-jiwa yang dibangunkan kepada keperluan mereka, lapar serta dahaga akan ketenaran. Waktunya sudah tiba untuk menyampaikan berita kasih-Nya ini kepada setiap orang yang rindu hatinya. Untuk keperluan ini murid-muridharus berangkat sebagai wakil-wakil-Nya. Orang-orang percaya hendaknya dituntun su. paya mereka menganggap diri mereka sebagai guru-guru yang dipilih oleh Ilahi, dan bila tiba saatnya Juruselamat diangkat dari antara mereka, mereka tidak terlantar tanpa pemimpin.

KSZ1 378.3 Pada perjalanan keliling yang pertama itu murid-murid pergi hanya ke tempat mana Yesus telah pergi , lalu menjalin persahabatan dengan mereka. Persediaan mereka untuk perjalanan itu sangat sederhana. Tidak ada apa-apa yang diizinkan untuk mengacaukan pikiran mereka dari pekerjaan mereka yang besar itu, atau membangkitkan pertengkaran lalu menutup pintu bagi pekerjaan yang selanjutnya. Mereka tidak mengenakan pakaian guru-guru agama ataupun menggunakan sesuatu dalam bentuk pakaian untuk membedakan mereka dengan petani-petani yang sederhana. Mereka tidak boleh masuk ke dalam Bait Suci lalu me-manggil orang-orang mengadakan kebaktian umum; usaha mereka harus diadakan dalam pekerjaan dari rumah ke rumah. Mereka tidak menyianyiakan waktu untuk menerima penghormatan tak perlu atau mengunjungi rumah demi rumah untuk menerima jamuan. Tetapi di mana saja pun mereka akan menerima kebaikan mereka yang layak, orang-orang yang menerima mereka dengan hati yang baik sama seperti menjamu Kristus sendiri. Mereka harus memasuki tempat kediaman dengan ucapan hormat yang indah: “Damai sejahtera bagi rumah ini.” Lukas 10:5. Rumah tangga itu akan diberkati dengan doa mereka, lagu-lagu pujian mereka, dan membukakan firman Allah di dalam lingkaran keluarga.

KSZ1 379.1 Murid-murid itu merupakan pewarta kebenaran, untuk menyediakan jalan bagi kedatangan Guru mereka. Kabar yang harus mereka bawakan ialah Firman hidup kekal, dan nasib manusia tergantung atas penerimaan atau penolakannya akan Firman itu. Untuk menarik perhatian orang akan kekudusannya, Yesus menyuruh murid-murld-Nya: “Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya daripada kota itu.”

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

22 Februari 2027 | Hari 2
Hari 2: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
Halaman 377-379 | Pasal 37, Paragraf 6-10 | KSZ1 377.2-KSZ1 379.1

Ayat Inti:
Lukas 9:2
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 34 membaca Bab 37: Para Evangelis Yang Pertama. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-34-hari-2-2027-02-22

Teks Lengkap:

Pengikut-pengikut Kristus harus mengerjakan pekerjaan seperti yang sudah dilakukan-Nya. Kita harus memberi makan pada orang yang lapar, memberi pakaian pada orang yang telanjang, menghibur orang yang sengsara dan yang menderita. Kita harus melayani orang yang putus asa, menghidupkan pengharapan bagi orang yang putus harap. Dan kepada kita pun perjanjian akan digenapkan juga: “Kebenaranmu akan berjalan di hadapanmu dan kemuliaan Tuhan jadi pengiringmu.” Yesaya 58:8. Kasih Kristus yang dinyatakan di dalam pelayanan yang tidak mementingkan diri sendiri, akan lebih bermanfaat di dalam membaharui orangorang yang berbuat jahat daripada pedang atau ruang pengadilan. Ini perlu untuk menghentikan kejahatan pelanggar hukum, tetapi pekerja-pekerja Injil yang penuh kasih dapat melakukan lebih daripada ini. Sering hati makin dikeraskan jika ditegur; tetapi hati akan hancur di bawah kasih Kristus. Pekabar Injil bukan hanya menyembuhkan cacat jasmani, melainkan dapat juga memimpin orang-orang berdosa kepada Tabib Besar, yang dapat menyucikan jiwa dari kusta dosa. Melalui hamba-hambaNya, Allah merencanakan bahwa orang sakit, orang malang, orang yang dikuasai oleh roh-roh jahat, akan mendengar suara-Nya. Melalui wakilwakil-Nyala ingin menjadi Penghibur seperti yang pernah dikenal dunia. [KSZ1 377.2]

Murid-murid yang mengadakan perjalanan pekabaran Injil yang pertama pergi hanya kepada “domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Jikalau mereka memberitakan Injil kepada orang kafir dan orang Samaria mereka akan kehilangan pengaruh atas orang Yahudi. Oleh merang-sang parsangka orang-orang Farisi mereka akan melibatkan diri mereka sendiri ke dalam pertentangan yang hanya akan mengecewakan mereka pada permulaan pekerjaan mereka. Bahkan rasul-rasuI itu pun lamban ; sekali untuk menari bahwa berita Injil ini, akan dikabarkan kepada semua bangsa Sebelum mereka dapat menangkap kebenaran ini mereka belum siap bekeija bagi orang-orang kafir. Jika orang-orang. Yahudi mau menerima kabar Injil Allah merencanakan mereka untuk menjadikah pekabar Injil kepaaa orang-orang kafir Oleh karena itulah mereka per-tama-tama mendengar pekabaran ini. [KSZ1 378.1]

Di semua ladang pekerjaan Kristus ada jiwa-jiwa yang dibangunkan kepada keperluan mereka, lapar serta dahaga akan ketenaran. Waktunya sudah tiba untuk menyampaikan berita kasih-Nya ini kepada setiap orang yang rindu hatinya. Untuk keperluan ini murid-muridharus berangkat sebagai wakil-wakil-Nya. Orang-orang percaya hendaknya dituntun su. paya mereka menganggap diri mereka sebagai guru-guru yang dipilih oleh Ilahi, dan bila tiba saatnya Juruselamat diangkat dari antara mereka, mereka tidak terlantar tanpa pemimpin. [KSZ1 378.2]

Pada perjalanan keliling yang pertama itu murid-murid pergi hanya ke tempat mana Yesus telah pergi , lalu menjalin persahabatan dengan mereka. Persediaan mereka untuk perjalanan itu sangat sederhana. Tidak ada apa-apa yang diizinkan untuk mengacaukan pikiran mereka dari pekerjaan mereka yang besar itu, atau membangkitkan pertengkaran lalu menutup pintu bagi pekerjaan yang selanjutnya. Mereka tidak mengenakan pakaian guru-guru agama ataupun menggunakan sesuatu dalam bentuk pakaian untuk membedakan mereka dengan petani-petani yang sederhana. Mereka tidak boleh masuk ke dalam Bait Suci lalu me-manggil orang-orang mengadakan kebaktian umum; usaha mereka harus diadakan dalam pekerjaan dari rumah ke rumah. Mereka tidak menyianyiakan waktu untuk menerima penghormatan tak perlu atau mengunjungi rumah demi rumah untuk menerima jamuan. Tetapi di mana saja pun mereka akan menerima kebaikan mereka yang layak, orang-orang yang menerima mereka dengan hati yang baik sama seperti menjamu Kristus sendiri. Mereka harus memasuki tempat kediaman dengan ucapan hormat yang indah: “Damai sejahtera bagi rumah ini.” Lukas 10:5. Rumah tangga itu akan diberkati dengan doa mereka, lagu-lagu pujian mereka, dan membukakan firman Allah di dalam lingkaran keluarga. [KSZ1 378.3]

Murid-murid itu merupakan pewarta kebenaran, untuk menyediakan jalan bagi kedatangan Guru mereka. Kabar yang harus mereka bawakan ialah Firman hidup kekal, dan nasib manusia tergantung atas penerimaan atau penolakannya akan Firman itu. Untuk menarik perhatian orang akan kekudusannya, Yesus menyuruh murid-murld-Nya: “Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya daripada kota itu.” [KSZ1 379.1]