31 Maret 2027 · Hari 4
Hari 4: Pasal 42 - TRADISI
Halaman 431-432 | Pasal 42, Paragraf 8-9 | KSZ1 431.2-KSZ1 432.1
Ayat Inti
Markus 7:8
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 39 membaca Bab 42: Tradisi. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 431.2 Baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan, Yesus tidak pernah mengurangi kewajiban manusia untuk mempersembahkan pemberian dan persembahan kepada Allah. Kristuslah yang memberikan segala petunjuk undang-undang mengenai persepuluhan dan persembahan. Ketika berada di dunia ini la memuji perempuan miskin yang memberikan segala sesuatu yang ada padanya ke dalam perbendaharaan Bait Suci. Tetapi kerajinan secara lahir bagi Allah di pihak imam-imam dan rabirabi merupakan suatu kepura-puraan guna menutupi kerinduan mereka untuk membesarkan diri. Orang banyak tertipu oleh mereka. Mereka me-nanggung beban berat yang tidak ditanggungkan oleh Allah. Muridmurid Kristus sekalipun tidak bebas dari kuk yang telah mengikat mereka oleh prasangka yang diwariskan serta kekuasaan rabi-rabi. Sekarang, oleh menyatakan roh rabi-rabi yang sebenarnya, Yesus berusaha membebaskan dari perhambaan tradisi semua orang yang sungguh-sungguh ingin menyembah Allah.
KSZ1 432.1 “Hai orang munafik,” kata-Nya, menyapa mata-mata yang licik itu, “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah pe-rintah manusia.” Perkataan Yesus merupakan tuduhan tentang segenap ajaran dan kebiasaan orang Farisi. Ia menyatakan bahwa oleh menem-patkan tuntutan-tuntutan mereka di atas ajaran-ajaran Ilahi, rabi-rabi menaruh diri mereka di atas Allah.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
31 Maret 2027 | Hari 4
Hari 4: Pasal 42 - TRADISI
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 42 - TRADISI
Halaman 431-432 | Pasal 42, Paragraf 8-9 | KSZ1 431.2-KSZ1 432.1
Ayat Inti:
Markus 7:8
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 39 membaca Bab 42: Tradisi. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-39-hari-4-2027-03-31
Teks Lengkap:
Baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan, Yesus tidak pernah mengurangi kewajiban manusia untuk mempersembahkan pemberian dan persembahan kepada Allah. Kristuslah yang memberikan segala petunjuk undang-undang mengenai persepuluhan dan persembahan. Ketika berada di dunia ini la memuji perempuan miskin yang memberikan segala sesuatu yang ada padanya ke dalam perbendaharaan Bait Suci. Tetapi kerajinan secara lahir bagi Allah di pihak imam-imam dan rabirabi merupakan suatu kepura-puraan guna menutupi kerinduan mereka untuk membesarkan diri. Orang banyak tertipu oleh mereka. Mereka me-nanggung beban berat yang tidak ditanggungkan oleh Allah. Muridmurid Kristus sekalipun tidak bebas dari kuk yang telah mengikat mereka oleh prasangka yang diwariskan serta kekuasaan rabi-rabi. Sekarang, oleh menyatakan roh rabi-rabi yang sebenarnya, Yesus berusaha membebaskan dari perhambaan tradisi semua orang yang sungguh-sungguh ingin menyembah Allah. [KSZ1 431.2]
“Hai orang munafik,” kata-Nya, menyapa mata-mata yang licik itu, “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah pe-rintah manusia.” Perkataan Yesus merupakan tuduhan tentang segenap ajaran dan kebiasaan orang Farisi. Ia menyatakan bahwa oleh menem-patkan tuntutan-tuntutan mereka di atas ajaran-ajaran Ilahi, rabi-rabi menaruh diri mereka di atas Allah. [KSZ1 432.1]