Hari 1: Pasal 7 - PADA MASA KANAK-KANAK
2 Agustus 2026 · Hari 1

Hari 1: Pasal 7 - PADA MASA KANAK-KANAK

Halaman 58-59 | Pasal 7, Paragraf 1-4 | KSZ1 58.1-KSZ1 59.1

Ayat Inti

Lukas 2:52

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 5 membaca Bab 7: Pada Masa Kanak-kanak. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 58.1 Pada masa kanak-kanak dan masa muda Yesus tinggal di sebuah kampung pegunungan yang kecil. Tiada tempat di dunia ini yang tidak dapat dipermuliakan oleh hadirat-Nya. Istana raja-raja sebenarnya akan merasa beroleh kehormatan untuk menerima Dia sebagai seorang tamu. Akan tetapi Ia melewati saja rumah orang-orang kaya, istana-istana kerajaan, dan pusat-pusat ilmu pengetahuan yang termasyhur, untuk tinggal di Nazaret yang tidak terkenal serta yang dihinakan orang itu.

KSZ1 58.2 Sungguh ajaib arti riwayat singkat tentang hidup-Nya semasa kanakkanak: “Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.” Dalam sinar wajah Bapa-Nya, Yesus “makin bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” Pikiran-Nya giat dan tajam, dengan kecerdasan otak dan akal budi yang jauh melampaui usia-Nya. Namun tabiat-Nya baik sekali dalam keselarasannya. Tenaga pikiran dan tubuh berkembang secara berangsur-angsur sesuai dengan hukum masa kanak-kanak.

KSZ1 58.3 Selaku seorang anak, Yesus menunjukkan suatu keindahan tabiat yang istimewa. Tangan-Nya yang cekatan selamanya siap sedia untuk melayani orang lain. Ia menunjukkan kesabaran yang tidak dapat diganggu oleh barang sesuatu pun, dan keteguhan dalam kebenaran yang tidak sudi mengorbankan kejujuran. Dalam prinsip yang kokoh seperti batu karang, hidup-Nya menunjukkan sifat kesopanan yang tidak mementingkan diri sendiri.

KSZ1 59.1 Dengan kesungguhan yang besar ibu Yesus mengamat-amati mekarnya segala kuasa-Nya dan melihat kesempurnaan dalam tabiat-Nya. Dengan kesukaan ia berusaha mendorong semangat pikiran yang cerdas dan tajam itu. Dengan perantaraan Roh Kudus ia menerima akal budi untuk dapat bekerja sama dengan makhluk-makhluk semawi dalam usaha memperkembangkan Anak ini, yang dapat mengatakan hanya Allah sebagai Bapa-Nya.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

2 Agustus 2026 | Hari 1
Hari 1: Pasal 7 - PADA MASA KANAK-KANAK

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 7 - PADA MASA KANAK-KANAK
Halaman 58-59 | Pasal 7, Paragraf 1-4 | KSZ1 58.1-KSZ1 59.1

Ayat Inti:
Lukas 2:52
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 5 membaca Bab 7: Pada Masa Kanak-kanak. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://mail.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-5-hari-1-2026-08-02

Teks Lengkap:

Pada masa kanak-kanak dan masa muda Yesus tinggal di sebuah kampung pegunungan yang kecil. Tiada tempat di dunia ini yang tidak dapat dipermuliakan oleh hadirat-Nya. Istana raja-raja sebenarnya akan merasa beroleh kehormatan untuk menerima Dia sebagai seorang tamu. Akan tetapi Ia melewati saja rumah orang-orang kaya, istana-istana kerajaan, dan pusat-pusat ilmu pengetahuan yang termasyhur, untuk tinggal di Nazaret yang tidak terkenal serta yang dihinakan orang itu. [KSZ1 58.1]

Sungguh ajaib arti riwayat singkat tentang hidup-Nya semasa kanakkanak: “Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.” Dalam sinar wajah Bapa-Nya, Yesus “makin bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” Pikiran-Nya giat dan tajam, dengan kecerdasan otak dan akal budi yang jauh melampaui usia-Nya. Namun tabiat-Nya baik sekali dalam keselarasannya. Tenaga pikiran dan tubuh berkembang secara berangsur-angsur sesuai dengan hukum masa kanak-kanak. [KSZ1 58.2]

Selaku seorang anak, Yesus menunjukkan suatu keindahan tabiat yang istimewa. Tangan-Nya yang cekatan selamanya siap sedia untuk melayani orang lain. Ia menunjukkan kesabaran yang tidak dapat diganggu oleh barang sesuatu pun, dan keteguhan dalam kebenaran yang tidak sudi mengorbankan kejujuran. Dalam prinsip yang kokoh seperti batu karang, hidup-Nya menunjukkan sifat kesopanan yang tidak mementingkan diri sendiri. [KSZ1 58.3]

Dengan kesungguhan yang besar ibu Yesus mengamat-amati mekarnya segala kuasa-Nya dan melihat kesempurnaan dalam tabiat-Nya. Dengan kesukaan ia berusaha mendorong semangat pikiran yang cerdas dan tajam itu. Dengan perantaraan Roh Kudus ia menerima akal budi untuk dapat bekerja sama dengan makhluk-makhluk semawi dalam usaha memperkembangkan Anak ini, yang dapat mengatakan hanya Allah sebagai Bapa-Nya. [KSZ1 59.1]